Kenapa ya saya suka nama itu..?
Well, buat saya nama itu begitu sederhana, tanpa embel-embel, tanpa maksud, tanpa apa-apa...
Mungkin karena saya mau semua orang kenal saya apa adanya...tanpa prasangka, tanpa embel-embel, tanpa apa-apa..
Tanpa bermaksud mengecilkan arti nama "Elvira" pemberian Ibu saya (apologize for this my dearest mom :-)), dari kecil saya memang memanggil diri sendiri dengan "Pia" karena nama panggilan "Vira" itu mungkin terlalu susah untuk lidah mungil saya...hehe..
Akhirnya sampai sekarang, semua orang terdekat saya selalu memanggil dengan nama "Pia". Cukup Pia saja...
Tapi dari nama itu, ternyata bisa kelihatan.. mana orang-orang yang sudah mengenal saya, orang-orang baru, urusan bisnis, atau bos-bos saya di Provo, Utah sana.
Setiap ada telfon yang mencari Elvira, pasti langsung ketauan kalo itu pasti bukan dari orang-orang terdekat saya...hehehe
Apalah arti sebuah nama....“What’s in the name, a rose is a rose“... gitu siy kata Shakespeare
Hmm..buat saya, nama itu adalah doa...khususnya doa orang tua buat anak-anak. Makanya pasti semua orang tua akan mencari nama yang terbaik untuk anak-anaknya.
Saat hamil dulu, hampir tiap hari saya berselancar di situs-situs penyedia nama berikut artinya.
Butuh sepanjang usia kandungan untuk memutuskan nama apa yang akan diberikan kepada anak-anak nanti. Soalnya nama itu pula yang akan terpatri sepanjang hidupnya. Bahkan mungkin setelah kita berpulang nanti.
Semua anak-anak laki2 saya, memiliki nama depan Mohammad, dengan maksud agar mereka dapat selalu meneladani sifat-sifat Nabi Besar kita. Setelah nama wajib itu, kedua anak kembar saya yang pertama, saya beri nama Reyhan & Rasyad. Menurut hasil pencarian, artinya :favoured by GOD dan jalan yang lurus menuju kemenangan. Sepertinya sesuai betul dengan kedua anak saya. Karena selama hidupnya mereka sama sekali tidak pernah merepotkan saya. Dan sekarang ini, mereka sudah menjadi penghuni Surga...
Anak kembar saya yang kedua, saya beri nama Moh. Razaan dan Tsabita Ranaa.
Razaan itu artinya berwibawa, harapan saya laki-laki itu harus tegas dan berwibawa, karena dialah yang akan jadi pemimpin bagi dirinya, keluarganya dan InsyaAllah dalam lingkup yang lebih besar...
Tsabita artinya tough dan Ranaa artinya cantik. Harapan saya, anak perempuan saya satu-satunya ini dapat menjadi wanita cantik yang kuat, pantang menyerah dan mampu menghadapi situasi apapun dalam kehidupannya. Amin.
Well, buat saya nama itu begitu sederhana, tanpa embel-embel, tanpa maksud, tanpa apa-apa...
Mungkin karena saya mau semua orang kenal saya apa adanya...tanpa prasangka, tanpa embel-embel, tanpa apa-apa..
Tanpa bermaksud mengecilkan arti nama "Elvira" pemberian Ibu saya (apologize for this my dearest mom :-)), dari kecil saya memang memanggil diri sendiri dengan "Pia" karena nama panggilan "Vira" itu mungkin terlalu susah untuk lidah mungil saya...hehe..
Akhirnya sampai sekarang, semua orang terdekat saya selalu memanggil dengan nama "Pia". Cukup Pia saja...
Tapi dari nama itu, ternyata bisa kelihatan.. mana orang-orang yang sudah mengenal saya, orang-orang baru, urusan bisnis, atau bos-bos saya di Provo, Utah sana.
Setiap ada telfon yang mencari Elvira, pasti langsung ketauan kalo itu pasti bukan dari orang-orang terdekat saya...hehehe
Apalah arti sebuah nama....“What’s in the name, a rose is a rose“... gitu siy kata Shakespeare
Hmm..buat saya, nama itu adalah doa...khususnya doa orang tua buat anak-anak. Makanya pasti semua orang tua akan mencari nama yang terbaik untuk anak-anaknya.
Saat hamil dulu, hampir tiap hari saya berselancar di situs-situs penyedia nama berikut artinya.
Butuh sepanjang usia kandungan untuk memutuskan nama apa yang akan diberikan kepada anak-anak nanti. Soalnya nama itu pula yang akan terpatri sepanjang hidupnya. Bahkan mungkin setelah kita berpulang nanti.
Semua anak-anak laki2 saya, memiliki nama depan Mohammad, dengan maksud agar mereka dapat selalu meneladani sifat-sifat Nabi Besar kita. Setelah nama wajib itu, kedua anak kembar saya yang pertama, saya beri nama Reyhan & Rasyad. Menurut hasil pencarian, artinya :favoured by GOD dan jalan yang lurus menuju kemenangan. Sepertinya sesuai betul dengan kedua anak saya. Karena selama hidupnya mereka sama sekali tidak pernah merepotkan saya. Dan sekarang ini, mereka sudah menjadi penghuni Surga...
Anak kembar saya yang kedua, saya beri nama Moh. Razaan dan Tsabita Ranaa.
Razaan itu artinya berwibawa, harapan saya laki-laki itu harus tegas dan berwibawa, karena dialah yang akan jadi pemimpin bagi dirinya, keluarganya dan InsyaAllah dalam lingkup yang lebih besar...
Tsabita artinya tough dan Ranaa artinya cantik. Harapan saya, anak perempuan saya satu-satunya ini dapat menjadi wanita cantik yang kuat, pantang menyerah dan mampu menghadapi situasi apapun dalam kehidupannya. Amin.
Namun, berbeda dengan anak-anak saya..dengan nama penuh arti yang memerlukan pencarian ilham yang lama, saya tetap saja lebih suka dipanggil Pia. Karena sekali lagi saya ingin orang dapat mengenal saya apa adanya, tanpa embel-embel, tanpa prasangka, tanpa apa-apa...
So, just call me Pia..!
2 komentar:
luar biasa pengalaman hidupmu ka pia(aq panggil ka2 y soalnya aq lbih muda L:25). Memang, manusia itu hanya bisa merencanakan. Yang menentukan hanyalah Allah Subhanahu Wa Ta'ala(Maha Suci dan Maha Tinggi bagi Allah).
Aq pernah merasakan juga ka pia. walaupun bukan aq sendiri yang mengalami. ka2ku yang perempuan kehilangan anaknya ketika melahirkan.Padahal rajin ke dokter untuk ngeliat calon anaknya and kapan lahirnnya. Namun allah berkehendak lai, ketika lahir, bayinya sudah meninggal.Karena air ketubannya dah habis dan bayinya kecapean didalam kandungan.Waktu itu dokter menyarankan untuk di operasi sesar, namun ide itu menurutku telat dikeluarkannya.Qtapun dari pihak keluarga tak bisa menyalahkan dokternya/siapapun. Yang jelas bayinya bagus banget,kulitnya putih bersih dan beratnya 3 kg.Aq turut bersedih and menangis.Aku walapun laki-laki tetap punya hati yang empati. Oh ya mungkin itu saja ka pia.Yang penting kita harus selalu SBAR DAN TAWAKKAL kepada Sang Maha Kuasa(AllA SWT).Tentunya tidak ketinggalan pula usaha.Seperti dalam sebuah ayat berbunyi :"WAIDZA NGAZAMTA FATAWAKKAL NGALALLOH" Dan ketika kamumempunyai kemauan/berusaha, maka berpasrahdirilah kepada Allah.
Maksudnya ketika manusia sudah berkemauan dan berusaha,maka setelah itu tinggal berdoa dan pasrahdiri kepada Allah SWT. BTW,Ka2 klo ada waktu mampir Y keblogku wengkijo.blogspot.Mudah-muadah Qta semua diberi keberkahan dalam Hidup ini,amien.
luar biasa pengalaman hidupmu ka pia(aq panggil ka2 y soalnya aq lbih muda L:25). Memang, manusia itu hanya bisa merencanakan. Yang menentukan hanyalah Allah Subhanahu Wa Ta'ala(Maha Suci dan Maha Tinggi bagi Allah).
Aq pernah merasakan juga ka pia. walaupun bukan aq sendiri yang mengalami. ka2ku yang perempuan kehilangan anaknya ketika melahirkan.Padahal rajin ke dokter untuk ngeliat calon anaknya and kapan lahirnnya. Namun allah berkehendak lai, ketika lahir, bayinya sudah meninggal.Karena air ketubannya dah habis dan bayinya kecapean didalam kandungan.Waktu itu dokter menyarankan untuk di operasi sesar, namun ide itu menurutku telat dikeluarkannya.Qtapun dari pihak keluarga tak bisa menyalahkan dokternya/siapapun. Yang jelas bayinya bagus banget,kulitnya putih bersih dan beratnya 3 kg.Aq turut bersedih and menangis.Aku walapun laki-laki tetap punya hati yang empati. Oh ya mungkin itu saja ka pia.Yang penting kita harus selalu SBAR DAN TAWAKKAL kepada Sang Maha Kuasa(AllA SWT).Tentunya tidak ketinggalan pula usaha.Seperti dalam sebuah ayat berbunyi :"WAIDZA NGAZAMTA FATAWAKKAL NGALALLOH" Dan ketika kamumempunyai kemauan/berusaha, maka berpasrahdirilah kepada Allah.
Maksudnya ketika manusia sudah berkemauan dan berusaha,maka setelah itu tinggal berdoa dan pasrahdiri kepada Allah SWT. BTW,Ka2 klo ada waktu mampir Y keblogku wengkijo.blogspot.Mudah-muadah Qta semua diberi keberkahan dalam Hidup ini,amien.
Posting Komentar